Antara Timbangan Duduk Analog dan Digital

Antara Timbangan Duduk Analog dan Digital

 

Timbangan duduk telah mengalami perkembangan yang cukup pesat dalam penggunaan teknologi di dalamnya. Jika sebelumnya, timbangan ini hanya tersedia dalam jenis analog yang menggunakan sistem pegas dan jarum untuk menunjukkan pengukuran berat, kini telah hadir teknologi komputerisasi pada timbangan yang menghadirkan jenis digital.

 

Ada perbedaan yang cukup signifikan antara timbangan analog dengan timbangan digital. Dimulai dari tampilan hasil pengukuran beratnya, sistem timbangan analog menggunakan skala jarum sedangkan digital menggunakan skala angka dengan digit tertentu. Oleh karena itu, pembacaan sistem analog dengan digital juga sangat berbeda yang selanjutnya mempengaruhi kenyamanan dan ketepatan pengukuran berat.

 

Pada timbangan analog, sistem skala jarum membuat pembacaan mudah dilakukan tetapi tidak terperinci hingga satuan yang lebih kecil. Pada sistem analog, pengukuran terkecil biasanya adalah 1/10 dari satuan berat yang digunakan timbangan.Contohnya, jika satuan yang digunakan adalah kilo, maka pengukuran terkecil adalah 1/10 kilo. Selain itu, pengukuran menjai kurang teliti jika jarum tidak berada pada posisi yang pas dengan titik-titik penanda berat. Jika posisi jarum berada di antara titik penanda berat, maka pembacaan dilakukan dengan pembulatan.

 

Pada sistem digital, hasil pengukuran berat ditampilkan dalam bentuk angka yang biasanya bisa dipilih satuannya hingga unit yang cukup kecil. Oleh karena itu, pengukuran menjadi lebih teliti karena tidak perlu mengira-ira. Pada sistem digital juga kemungkinan terjadi pembulatan, tetapi pembulatan dilakukan pada satuan yang sangat kecil sehingga tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada pengukuran berat.

 

Timbangan digital merupakan pilihan yang lebih baik jika anda membutuhkan hasil penimbangan yang lebih teliti. Contohnya jika akan digunakan untuk penelitian yang membutuhkan data yang benar-benar akurat dan terperinci. Timbangan digital juga sangat menguntungkan dalam transaksi jual beli. Hasil yang terperinci membuat kondisi yang adil baik bagi penjual maupun pembeli.

 

Karena berbagai kelebihannya, timbangan digital telah menjadi tren baru di masyarakat. Namun, penggunaan timbangan analog masih terlihat di beberapa tempat, termasuk di pasar-pasar. Alasan penggunaan timbangan analog adalah daya tahan yang lebih kuat dibandingkan timbangan digital. Lagipula, dalam jual beli biasanya tidak diperlukan penimbangan yang terlalu terperinci. Penjual dan pembeli biasanya sudah sepakat dengan cara pembulatan berat untuk memudahkan perhitungan harga.

 

admin